Contoh dan Cara Membuat Catatan Keuangan Sederhana Untuk Usaha Kecil

Dalam berbisinis tentunya kita memerlukan sebuah catatan keuangan untuk mengetahui posisi keuangan dan kinerja keuangan bisni kita.

Dengan begitu kita jadi mengetahui apakah perusahaan kita sedang dalam posisi profit ataupun dalam posisi rugi.

Tentunya dengan mengetahui posisi tersebut kita bisa mengambil tindakan yang tepat untuk usaha kita.

Seperti halnya ketika pendapatan menurun, langkah apa yang harus kita lakukan supaya usaha kita bisa tetap berjalan dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa catatan yang perlu kalian siapkan ;

  1. Buku kas umum, buku kas umum atau utama ini wajib kailan siapkan karena nanti akan menjadi tempat mencatat seluruh transaksi kas masuk maupn kas keluar.
  2. Catatan kas masuk, selanjutnya buatlah catatan untuk kas masuk yang berguna untuk mencatat seluruh transaksi kas masuk.
  3. Catatan Kas keluar, buat juga catatan untuk kas keluar karena sangat berguna untuk mengontrol setiap pengeluaran usaha kita
  4. Catatan persediaan barang, Persediaan barang ini sangat penting dicatat karena akan mempermudah kita dalam mengontrol dan mengetahui stok persediaan barang dagangan kita dengan sangat muda
  5. Catatan inventory, berfungsi untuk mencatat seluruh inventaris kita seperti anggaran hibah, belanja maupun sumbangan.
  6. Untuk langkah akhir kalian bisa menyiapkan laporan laba rugi sederhana. Ini adalah akhir dari seluruh catatan keuangan usaha kita. Kalian bisa menyusunnya secara periodik.

Nanti di Akhir artikel akan saya bagikan file dalam bentuk excel sederhana yang siap untuk digunakan

Tinggalkan komentar